KONUT, Jalursultra.com – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Konawe Utara yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Konawe Utara, Jumat (2/1/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai wujud syukur atas capaian daerah yang telah memasuki usia ke-19 tahun.
Upacara diawali dengan pembacaan riwayat terbentuknya Kabupaten Konawe Utara yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara. Pada momen tersebut, Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen (Purn) Andi Sumangerukka, bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Upacara ini turut dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara, jajaran OPD lingkup Pemkab Konawe Utara, para camat, kepala desa/lurah se-Konawe Utara, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur penting lainnya, di antaranya anggota DPRD Provinsi Sultra, pimpinan dan anggota DPRD Konawe Utara, instansi vertikal, Ketua TP PKK Konawe Utara, Polres Konawe Utara, serta Kodim 1430 Konawe Utara.
Gubernur Sultra: HUT Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Momentum Evaluasi dan Refleksi
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen (Purn) Andi Sumangerukka menekankan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremonial, tetapi harus dijadikan momentum bagi seluruh elemen untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan daerah.
“Sejarah tidak akan terulang. Karena itu, kita memperingati ulang tahun daerah sebagai bentuk penghargaan atas perjalanan panjang yang telah dilalui,” ujar Gubernur.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas usia Konawe Utara yang kini menginjak 19 tahun, sebuah usia yang masih tergolong muda bagi sebuah daerah otonom.
“Dengan usia tersebut, kita berharap Konawe Utara dengan berbagai potensi yang dimiliki dapat terus bergerak menghadirkan kesejahteraan dan kenyamanan bagi masyarakat, serta menjadi daerah yang meninggalkan kesan positif bagi siapa pun yang berkunjung,” lanjutnya.
Masih Banyak Tantangan yang Harus Diselesaikan
Gubernur juga mengingatkan bahwa capaian kemajuan yang sudah diraih tidak boleh membuat semua pihak lengah. Menurutnya, masih banyak persoalan yang menjadi pekerjaan rumah bersama, seperti persoalan sosial, ekonomi, kemiskinan, pengangguran, inflasi, ancaman krisis pangan dan energi, krisis keuangan global, pencemaran dan kerusakan lingkungan, ancaman bencana, serta integritas aparatur pemerintah yang perlu terus dibenahi.
“Oleh karena itu, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder dituntut terus menjaga kebersamaan dan harmoni dalam keberagaman, bekerja keras dan tuntas, dengan sepenuh hati menyelesaikan persoalan pembangunan daerah,” tegasnya.
Ia pun menekankan agar potensi daerah dikelola secara bijak dengan berpegang pada prinsip pembangunan berkelanjutan serta konsisten dalam mengejar target pembangunan yang telah ditetapkan.
Penghargaan ASN dan Pelantikan PPPK
Rangkaian peringatan HUT ke-19 Kabupaten Konawe Utara juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan Satyalencana Karya Satya kepada ASN yang telah mengabdi selama 20 hingga 30 tahun. Selain itu, turut diberikan penghargaan kepada ASN Purna Bhakti yang telah mencapai batas usia pensiun (BUP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.
Kegiatan juga dilanjutkan dengan pelantikan PPPK patuh waktu, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pemerintahan dan penguatan sumber daya manusia aparatur.
Pemotongan Tumpeng oleh Bupati dan Wakil Bupati
Puncak kegiatan ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng yang dilaksanakan di Aula Anawai Ngguluri oleh Bupati Konawe Utara H. Ikbar, SH., MH bersama Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sultra menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, pelaku usaha, media, akademisi, tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat Konawe Utara yang telah bahu-membahu membangun daerah dan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam percepatan pembangunan.
Laporan : Red
